Training Accurate

Cara Membuat Penomoran Pajak di Accurate Online

Cara Membuat Penomoran Pajak di Accurate Online
Daftar Isi

Bagi pengguna Accurate Online, penomoran menjadi salah satu proses penting dalam manajemen administrasi perpajakan. Nomor seri faktur pajak harus diatur dengan tepat agar sesuai dengan ketentuan dari Direktorat Jenderal Pajak dan memudahkan perusahaan dalam melakukan pelaporan SPT PPN setiap bulannya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana mengenai cara membuat penomoran pajak di Accurate Online. Anda akan memahami fungsi fitur ini, langkah-langkah pengaturannya, serta tips agar penomoran bisa berjalan rapi dan konsisten.

Apa Itu Penomoran Pajak?

Penomoran pajak adalah proses penetapan nomor seri faktur pajak yang digunakan saat membuat faktur penjualan kena pajak. Di Indonesia, nomor ini biasanya didapat dari DJP melalui e-Nofa, kemudian didaftarkan secara manual atau otomatis ke sistem akuntansi yang digunakan oleh perusahaan seperti Accurate Online. 

Nomor tersebut wajib untuk dicantumkan dalam setiap faktur pajak yang dibuat oleh perusahaan dan menjadi salah satu referensi penting dalam pelaporan PPN perusahaan.

Baca juga:  Menampilkan Widget Pengingat Piutang di Accurate Online

Fungsi Penomoran Pajak di Accurate Online

Accurate Online memungkinkan Anda menyusun dan mengatur blok nomor faktur pajak, sehingga setiap transaksi penjualan yang dikenakan PPN dapat langsung menggunakan nomor yang benar secara otomatis. Fitur ini dapat membantu Anda:

  • Menghindari kesalahan penginputan nomor faktur pajak.
  • Menyusun urutan faktur secara rapi.
  • Menyediakan laporan faktur pajak dengan referensi nomor yang valid.

Cara Membuat Penomoran Pajak di Accurate Online

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat penomoran di Accurate Online:

  1. Setelah login ke Accurate Online, buka menu Perpajakan > Penomoran Pajak.
  2. Tekan tombol Buat Baru untuk memulai proses pendaftaran penomoran faktur pajak baru.
  3. Isi Detail Penomoran
  • Kode Penomoran: Beri nama atau kode untuk membedakan blok nomor.
  • Awalan Nomor: Misalnya, 010.24-123456.
  • Nomor Awal: Tentukan angka awal yang akan digunakan.
  • Jumlah Digit: Biasanya 8 digit terakhir dari nomor faktur. 
  • Aktifkan Penomoran Ini jika ingin digunakan langsung.
  1. Setelah semua diisi, klik Simpan, dan penomoran Anda sudah bisa digunakan dalam transaksi penjualan yang dikenakan PPN.
Baca juga:  Perhitungan PPh 21 Karyawan Tidak Tetap di Accurate Online
Penomoran Pajak Accurate Online

Menggunakan Penomoran Saat Buat Faktur

Setelah penomoran disimpan, maka Anda hanya perlu memilihnya saat membuat Faktur Penjualan saja. Accurate Online akan otomatis mengambil nomor berikutnya dari urutan yang sudah Anda daftarkan sebelumnya. Jika menggunakan fitur e-Faktur integrasi, Accurate juga bisa menyesuaikan agar faktur pajak sesuai dengan pelaporan online Anda.

Tips Menyusun Penomoran Pajak

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan saat menyusun penomoran agar tidak terjadi kesalahan:

  • Gunakan kode penomoran berdasarkan cabang perusahaan atau tahun pajak agar mudah untuk ditelusuri saat proses audit.
  • Jika Anda memiliki beberapa perusahaan atau unit bisnis, maka buat blok terpisah untuk masing-masing.
  • Jangan lupa menonaktifkan blok penomoran yang sudah tidak digunakan agar tidak muncul di daftar pilihan.
Baca juga:  Laporan Rincian Umur Riil Persediaan pada Accurate Online

Ingin Belajar Accurate Online Lebih Dalam?

Kami menyediakan pelatihan resmi Accurate Online untuk membantu Anda memahami pengelolaan perpajakan, penjualan, dan laporan keuangan secara menyeluruh. Jika Anda ingin lebih mahir dalam mengatur penomoran pajak dan fitur lain di Accurate Online, hubungi customer service kami sekarang. 

Pelatihan akan dipandu oleh trainer berpengalaman dan bisa dilakukan secara daring maupun tatap muka, sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Jangan lewatkan kesempatan untuk membuat proses akuntansi bisnis Anda jadi jauh lebih efisien!

Bagikan Artikel Ini
Artikel Terkait