Departemen produksi pada modul pabrikasi Accurate 5 membantu Anda mendefinisikan unit atau departemen yang bertanggung jawab atas proses produksi—mis. lini perakitan, area pengecatan, atau unit finishing.
Artikel ini akan menjelaskan fungsi Production Department, cara menambah dan mengelolanya di Accurate 5, kaitannya dengan report dan alur produksi, serta tips agar pengaturan departemen produksi mendukung pelacakan biaya dan efisiensi operasional.
Fungsi Production Department Dalam Alur Pabrikasi
Production Department menjadi penanda logis di sistem untuk mengelompokkan aktivitas produksi dan mengalokasikan conversion cost atau overhead ke departemen yang relevan.
Dengan mendefinisikan departemen produksi, Anda dapat: melaporkan aktivitas per departemen, mengontrol siapa bertanggung jawab (persons in charge), dan mempermudah analisis WIP serta perhitungan HPP yang tersegmen menurut bagian produksi. Ini membantu manajemen untuk melihat performa tiap unit produksi secara lebih terperinci.
Cara Menambahkan Production Department Di Accurate 5
Berikut ini langkah-langkah menambahkan departemen produksi aktivitas pabrikasi di Accurate 5:
- Buka Menu List → Manufacture → Production Department.
- Klik New untuk membuat entri baru; isi nama departemen, kode (opsional), dan keterangan singkat.
- Tentukan pengaturan tambahan jika ada (mis. person in charge atau gudang terkait).
- Simpan entri dan ulangi untuk semua unit produksi yang ada di pabrik Anda.

Setelah tersimpan, daftar departemen produksi akan muncul di list dan bisa dipakai saat membuat Work Order, mengatur routing, atau menghasilkan report. Langkah ini sesuai dengan alur yang tercantum pada dokumentasi modul pabrikasi Accurate 5.
Integrasi Dengan Work Order, Material Release, Dan Conversion Cost
Departemen produksi akan sering muncul sebagai pilihan atau filter pada:
- Work Order: untuk menunjukkan unit/department yang menjalankan pekerjaan.
- Material Release: untuk menandai bahan yang dikeluarkan ke departemen tertentu.
- Conversion Cost: untuk menetapkan biaya konversi (upah, overhead) yang dialokasikan ke departemen tersebut.
Dengan integrasi ini, nilai WIP dan jurnal akuntansi yang dihasilkan saat period end dapat diperinci berdasarkan departemen sehingga memudahkan analisis biaya per lini proses. Pastikan juga Production Default Account dan pengaturan akun pabrikasi telah sesuai agar posting ke akun WIP, expense, dan variance berjalan benar.
Laporan dan Monitoring Production Department
Accurate 5 menyediakan report terkait Production Department—misalnya daftar department, Persons In Charge, serta laporan terkait konversi biaya dan WIP per department. Gunakan filter department pada laporan produksi (Production History, WIP Report, Conversion Cost List) untuk memantau produktivitas, pemakaian bahan, dan varians biaya di setiap unit. Rutin mengekspor dan meninjau laporan ini membantu menemukan bottleneck atau area boros biaya.
Tips Praktis Mengelola Production Department Agar Efisien
- Definisikan departemen dengan jelas — jangan membuat terlalu banyak unit kecil yang justru menyulitkan reporting.
- Kaitkan person in charge yang jelas untuk tiap department agar tanggung jawab terukur.
- Standardisasikan penggunaan department di Work Order dan Material Release supaya data WIP akurat.
- Jadwalkan review berkala (mis. bulanan) untuk membandingkan output, pemakaian bahan, dan conversion cost antar department.
- Praktik-praktik sederhana ini membantu data pabrikasi di Accurate 5 menjadi alat pengambilan keputusan, bukan sekadar kumpulan angka.
Ikuti Pelatihan Accurate 5 Untuk Mengoptimalkan Production Department
Jika Anda ingin memastikan pengaturan production department berjalan optimal ikuti pelatihan Accurate 5 dari kami. Dalam sesi praktik kami, peserta akan belajar membuat dan mengelola departemen produksi, menghubungkannya dengan alur produksi nyata, serta membaca laporan WIP dan varians per department.
Hubungi customer service kami sekarang juga untuk jadwal, format (online/onsite), dan paket harga. Tim kami siap menyesuaikan materi sesuai kondisi produksi perusahaan Anda.

