Pengelolaan barang konsinyasi menjadi salah satu proses penting dalam bisnis yang bekerja sama dengan supplier untuk menitipkan produk. Melalui Accurate Online, transaksi barang konsinyasi dapat tercatat rapi dan terstruktur, termasuk untuk model “non persediaan” di mana barang tidak dimasukkan sebagai stok namun tetap dicatat sebagai transaksi bisnis.
Artikel ini akan membahas apa itu barang konsinyasi non persediaan, cara pencatatannya di Accurate Online, serta tips agar alurnya tidak menimbulkan selisih di laporan.
Apa Itu Barang Konsinyasi Non Persediaan?
Barang konsinyasi adalah barang yang dititipkan pemasok untuk dijual. Status kepemilikan barang ini belum berpindah, sehingga Anda hanya membayar barang yang benar-benar terjual. Namun, dalam beberapa kasus, perusahaan memilih untuk mencatat barang konsinyasi sebagai non persediaan, yaitu tidak dimasukkan sebagai stok di sistem karena:
- Barang tidak perlu dikelola sebagai inventaris.
- Perusahaan hanya bertindak sebagai perantara penjualan.
- Barang memiliki sifat cepat terjual atau tidak memerlukan tracking kuantitas.
Di Accurate Online, metode ini lebih sederhana dibandingkan konsinyasi dengan persediaan karena tidak melibatkan mutasi stok.
Cara Mencatat Barang Konsinyasi Non Persediaan di Accurate Online
Untuk transaksi barang konsinyasi non persediaan, Anda perlu memahami alur pencatatan yang berbeda dari barang biasa. Berikut langkah-langkahnya:
- Pertama, buat item barang dalam Accurate Online sebagai non persediaan:
- Masuk ke menu Persediaan > Barang & Jasa.
- Klik Tambah dan pilih tipe barang Non Persediaan.
- Isi nama barang sesuai produk konsinyasi.
- Atur akun biaya dan pendapatan sesuai kebutuhan (biasanya akun pendapatan komisi jika Anda hanya menerima fee dari penjualan).
- Karena barang ini tidak berpindah kepemilikan, Anda tidak perlu membuat Faktur Pembelian atau Penerimaan Barang seperti barang reguler. Namun, beberapa bisnis tetap mencatat pesanan sebagai arsip:
- Buat Pesanan Pembelian dari supplier barang konsinyasi.
- Isi item tanpa memengaruhi stok.
- Pesanan ini hanya digunakan sebagai referensi, bukan untuk mutasi.
- Penjualan barang konsinyasi tetap dicatat sebagai transaksi normal:
- Masuk ke menu Penjualan > Faktur Penjualan.
- Pilih pelanggan dan masukkan item barang konsinyasi.
- Harga jual bisa diisi manual atau menggunakan daftar harga.
- Simpan transaksi. Karena item adalah non persediaan, sistem tidak mengurangi stok.
- Jika model bisnis Anda adalah “jual dulu, setor hasil ke supplier setelah barang laku”, maka pencatatan dilakukan melalui Biaya atau Jurnal Umum:
- Opsi A – Jika Anda menyetor hasil penjualan penuh ke supplier, buat Biaya dengan akun HPP atau akun hutang ke pemasok non persediaan.
- Opsi B – Jika Anda hanya menyetor sebagian (misal Anda mendapatkan komisi), buat dua akun yaitu Akun Hutang ke Supplier Konsinyasi dan Akun Pendapatan Komisi. Catat pembayaran ke supplier hanya pada porsi yang menjadi hak mereka.
- Karena tidak ada stok tercatat, maka rekonsiliasi laporan meliputi Laporan Penjualan per Barang, Laba/Rugi Barang Non Persediaan, dan Riwayat Pembayaran Supplier.

Tips Agar Transaksi Barang Konsinyasi Tidak Menimbulkan Selisih
Berikut ini beberapa rekomendasi agar transaksi konsinyasi non persediaan tetap rapi:
- Konsisten memilih tipe barang Non Persediaan sejak awal.
- Pisahkan akun terkait konsinyasi dan akun pembelian reguler.
- Beri penamaan jelas pada barang konsinyasi untuk memudahkan pencarian.
- Simpan file atau catatan kesepakatan konsinyasi untuk referensi audit.
- Gunakan fitur kategori barang untuk memisahkan barang konsinyasi dari inventory.
Ikuti Pelatihan Accurate Online Sekarang
Jika Anda ingin memahami lebih dalam cara mencatat barang konsinyasi, baik model persediaan maupun non persediaan, Anda dapat mengikuti pelatihan Accurate Online bersama Szeto Accurate Consultant.
Tim kami akan membantu Anda membuat alur konsinyasi yang benar, menyesuaikan akun, serta memastikan laporan keuangan Anda tetap akurat. Segera hubungi customer service kami dan dapatkan pelatihan profesional yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

