Training Accurate

Hitungan Barang Dipesan Ulang di Widget Accurate Online

Hitungan Barang Dipesan Ulang di Widget Accurate Online
Daftar Isi

Ketika stok barang mulai menipis, bisnis perlu bergerak cepat agar operasional tidak terganggu. Di sinilah fitur barang dipesan ulang di Accurate Online membantu Anda memantau kebutuhan restock dengan lebih akurat. 

Artikel ini akan membahas bagaimana konsep hitungan barang dipesan ulang bekerja di widget Accurate Online, cara mengaktifkannya, serta apa saja detail yang perlu Anda perhatikan ketika menggunakan fitur ini.

Apa Itu Widget Barang Dipesan Ulang di Accurate Online?

Widget Barang Dipesan Ulang adalah komponen dashboard yang menampilkan daftar produk yang sudah berada di bawah batas minimum stok. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuka menu persediaan satu per satu—semua informasi kebutuhan restock langsung tersaji dalam satu tampilan. Widget ini menampilkan beberapa informasi penting, seperti:

  • Nama barang yang perlu dipesan ulang
  • Sisa stok saat ini
  • Minimum stok
  • Jumlah yang disarankan untuk dipesan
  • Lead time atau waktu pengadaan (jika Anda menerapkannya)
Baca juga:  Manfaat Pelatihan Accurate bagi Pemilik Bisnis dan Akuntan

Fitur ini sangat membantu untuk menghindari stockout, terutama pada bisnis dengan rotasi persediaan yang cepat.

Bagaimana Accurate Online Menghitung Barang Dipesan Ulang?

Perhitungan barang dipesan ulang didasarkan  beberapa parameter yang Anda tentukan sendiri di data persediaan. Berikut ini faktor yang memengaruhi perhitungan otomatisnya:

  • Minimum Stock: Ini adalah batas minimum stok yang Anda tentukan. Jika stok berada di bawah angka ini, maka barang akan otomatis masuk ke daftar reorder.
  • Reorder Quantity: Adalah jumlah standar yang sebaiknya dibeli setiap kali restock. Jika nilai ini Anda isi, maka Accurate Online akan menampilkan angka tersebut sebagai saran untuk pemesanan.
  • Lead Time: Jika Anda mengisi waktu pengadaan (misalnya supplier butuh 3 hari untuk proses kirim), sistem akan mempertimbangkan kebutuhan restock lebih cepat sebelum stok benar-benar habis.
  • Stok Tersedia (Available Stock): Hitungan tidak hanya melihat stok fisik, tetapi juga mempertimbangkan barang yang sudah dipesan pelanggan, barang yang belum masuk dari pembelian, atau barang yang sedang dikirim.
Baca juga:  Sistem Accurate adalah Software Akuntansi Terbaik untuk Bisnis

Semua faktor tersebut diproses otomatis sehingga Anda bisa langsung melihat barang mana yang butuh prioritas restock.

Cara Menampilkan Widget Barang Dipesan Ulang di Accurate Online

Berikut ini langkah-langkah untuk menampilkan widget ini di dashboard Accurate Online:

  1. Masuk ke Accurate Online, lalu buka menu Dashboard.
  2. Klik Tambah Widget di pojok kanan atas.
  3. Pilih kategori Persediaan.
  4. Cari widget Barang Dipesan Ulang.
  5. Klik Tambahkan ke Dashboard.
  6. Atur posisi widget sesuai tampilan yang Anda inginkan.

Widget akan otomatis menampilkan daftar barang yang berada di bawah minimum stock sesuai data produk yang sudah Anda isi.

Hitungan Barang Dipesan Ulang di Widget Accurate Online

Tips Mengoptimalkan Penggunaan Widget Ini

Agar hasil pengingat lebih akurat, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan:

  • Isi minimum stock berdasarkan pergerakan barang, bukan angka asal.
  • Gunakan reorder quantity agar pembelian lebih konsisten dan efisien.
  • Perbarui data supplier dan lead time untuk memperkirakan waktu restock paling ideal.
  • Cek widget secara rutin, terutama jika bisnis Anda punya perputaran stok yang cepat.
Baca juga:  Mengenal Modul Proyek [Project Module] pada Accurate 5

Ikuti Pelatihan Accurate Online Sekarang

Jika Anda ingin memaksimalkan fitur-fitur persediaan dan dashboard seperti widget barang dipesan ulang, Anda dapat mengikuti pelatihan resmi Accurate Online bersama Szeto Accurate Consultant. 

Tim kami siap membantu Anda memahami pengaturan, penggunaan, hingga optimasi seluruh modul Accurate Online. Hubungi customer service kami sekarang juga untuk mendapatkan informasi terkait jadwal pelatihan yang sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Bagikan Artikel Ini
Artikel Terkait