Dalam pengelolaan persediaan menggunakan Accurate Online, transaksi pindah barang menjadi fitur yang cukup sering digunakan, terutama bagi perusahaan yang memiliki lebih dari satu gudang. Fitur ini memudahkan pemindahan stok antar lokasi tanpa harus melakukan transaksi pembelian atau penjualan. Namun, pada praktiknya, sebagian pengguna menemukan adanya selisih nilai setelah melakukan pindah barang, baik di laporan persediaan maupun laporan keuangan.
Artikel ini akan membahas menyeluruh penyebab selisih nilai di transaksi pindah barang Accurate Online, bagaimana cara membaca dampaknya di laporan, serta langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalkan kesalahan pencatatan agar data stok tetap akurat.
Mengenal Transaksi Pindah Barang di Accurate Online
Transaksi pindah barang adalah proses pemindahan persediaan dari satu gudang ke gudang lain tanpa mengubah total jumlah stok perusahaan. Secara konsep, kuantitas dan nilai barang seharusnya tetap sama, hanya lokasi penyimpanannya yang berubah.
Di Accurate Online, transaksi pindah barang tidak memengaruhi laporan laba rugi, karena tidak ada unsur pendapatan maupun biaya. Namun, nilai persediaan per gudang akan berubah mengikuti barang yang dipindahkan.
Mengapa Bisa Terjadi Selisih Nilai?
Munculnya selisih nilai dalam transaksi pindah barang biasanya bukan karena kesalahan sistem, melainkan akibat pengaturan atau proses yang kurang tepat. Beberapa penyebab umum antara lain:
- Perbedaan metode penilaian persediaan
- Kesalahan penentuan tanggal transaksi
- Stok sudah terpakai di salah satu gudang
- Penyesuaian stok yang belum diselesaikan
- Transaksi lanjutan yang sudah mengunci nilai barang
Karena Accurate Online menggunakan perhitungan otomatis berbasis data histori, satu kesalahan kecil dapat memengaruhi nilai barang yang dipindahkan.
Pengaruh Metode Penilaian Persediaan
Pada metode penilaian di Accurate Online menggunakan Average, nilai barang dihitung berdasarkan rata-rata harga. Jika di gudang asal terdapat perbedaan harga per batch, maka nilai barang yang dipindahkan bisa terlihat tidak sesuai ekspektasi.
Sementara itu, pada metode FIFO, sistem akan mengambil nilai berdasarkan urutan barang masuk. Jika stok lama dan baru tercampur, nilai transaksi pindah barang bisa berbeda meskipun jumlahnya sama.
Kesalahan Umum Saat Input Transaksi
Beberapa kesalahan teknis yang sering terjadi saat mencatat transaksi pindah barang yaitu:
- Memindahkan barang dengan stok negatif
- Mengubah tanggal transaksi setelah barang digunakan
- Mengedit transaksi yang sudah memiliki dampak lanjutan
- Tidak mengecek kartu stok sebelum pindah barang
Kesalahan ini dapat memicu perbedaan nilai antara gudang asal dan gudang tujuan.
Cara Mengecek Selisih Nilai di Laporan
Untuk memastikan sumber selisih nilai, Anda dapat melakukan beberapa langkah:
- Cek laporan kartu stok barang
- Bandingkan nilai persediaan sebelum dan sesudah transaksi
- Pastikan tidak ada transaksi backdate
- Periksa laporan mutasi gudang
- Cek apakah ada penyesuaian stok yang belum diposting
Langkah-langkah ini membantu memastikan bahwa transaksi pindah barang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ikuti Pelatihan Accurate Online Sekarang
Mengelola transaksi pindah barang di Accurate Online memang terlihat sederhana, tetapi membutuhkan pemahaman alur persediaan dan laporan yang tepat agar tidak menimbulkan selisih nilai. Jika Anda ingin memahami praktik terbaik pengelolaan stok, gudang, dan nilai persediaan secara mendalam, pelatihan resmi adalah langkah yang tepat.
Szeto Accurate Consultant menyediakan pelatihan Accurate Online yang membahas pengelolaan persediaan secara praktis dan sesuai kebutuhan bisnis. Hubungi customer service kami sekarang dan pastikan pencatatan stok bisnis Anda selalu rapi dan akurat.






