Dalam penggunaan software Accurate 5, tampilan cetakan dokumen perusahaan—seperti invoice, faktur, atau surat jalan—sangat memengaruhi citra profesional sebuah bisnis. Salah satu fitur penting dari Accurate 5 adalah kemampuan untuk mengubah default form template, yaitu template utama yang akan dipilih otomatis saat mencetak transaksi.
Artikel ini akan membahas mengenai apa itu default form template, bagaimana cara menggantinya, serta tips agar penggunaan template formulir bisa lebih optimal dan konsisten di sistem Anda.
Apa Itu Default Form Template?
Default form template adalah template formulir yang secara otomatis dipilih oleh Accurate 5 saat Anda mencetak dokumen tertentu, seperti faktur penjualan atau purchase order.
Dengan menetapkan satu template formulir sebagai default, maka Anda tidak perlu memilihnya secara manual setiap kali akan mencetak dokumen yang sejenis. Hal ini tidak hanya dapat menghemat waktu tetapi juga sangat berguna untuk menjaga konsistensi tampilan dan menghindarkan dari kesalahan pilihan template.
Cara Mengubah Default Form Template
Berikut ini langkah-langkah praktis yang bisa Anda ikuti untuk mengubah default form template di Accurate 5:
1. Masuk ke menu Setup → Form Template (atau Persiapan → Rancangan Formulir).
2. Di daftar template, klik template yang ingin Anda jadikan default. Klik Desain jika ingin mengedit tampilannya dulu.

3. Setelah memeriksa atau mengedit, pilih menu Set As Default untuk menetapkan template tersebut sebagai default. Accurate 5 akan menandai dan menyimpannya sebagai template aktif untuk jenis transaksi terkait.
4. Jangan lupa klik Save atau OK untuk menyimpan pengaturan perubahan.
Apa Saja yang Bisa Anda Atur di Template?
Saat mengedit template formulir di Accurate 5, Anda bisa menyesuaikan berbagai elemen penting, seperti:
- Logo perusahaan dan kop surat
- Kolom data seperti NIK, alamat, nomor referensi
- Susunan dan ukuran kolom tabel barang/jasa
- Tampilan tanggal, catatan, hingga syarat pembayaran
Selain itu, Anda juga bisa menyimpan banyak versi template formulir (misalnya lokal, ekspor, retail) dan menetapkan salah satunya sebagai template default sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.
Tips Mengelola Default Template agar Efektif
Agar penggunaan template formulir menjadi lebih optimal, berikut ini beberapa tips penting yang bisa Anda ikuti:
- Gunakan nama yang deskriptif: Mulai nama template untuk setiap formulir yang berbeda dengan kata yang jelas, misalnya “Invoice Retail Jakarta” agar mudah dikenali.
- Selalu uji cetak template baru: Sebelum dijadikan default, lakukan uji cetak dari transaksi sampel terlebih dahulu untuk memastikan bahwa tampilannya sudah benar.
- Simpan backup template: Jika Anda mengedit template default, maka usahakan selalu melakukan backup template asli agar bisa dikembalikan apabila diperlukan.
- Kelola versi template untuk tipe transaksi berbeda: Gunakan template formulir khusus untuk setiap jenis transaksi (misal faktur berbeda dari kwitansi) dan tetapkan default masing-masing.
- Konsistenkan format di semua perangkat: Jika Anda bekerja dengan cabang atau tim, maka pastikan bahwa template default diterapkan di semua database untuk menjaga keseragaman identitas visual formulir yang digunakan perusahaan.
Siap Maksimalkan Template Accurate 5?
Memanfaatkan fitur default form template dari Accurate 5 dapat membantu Anda meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat branding lewat tampilan cetakan transaksi yang profesional. Namun, jika Anda merasa masih ragu atau mengalami kesulitan dalam mengatur template, Anda tidak perlu merasa khawatir lagi.
Kami menyediakan pelatihan Accurate 5 khusus yang mencakup pengelolaan form template, desain cetakan, hingga integrasi fitur lanjutan. Hubungi customer service kami sekarang juga untuk mendapatkan informasi terkait jadwal dan manfaat pelatihan, serta mulailah membuat cetakan transaksi Anda lebih profesional dan konsisten!

