Dalam proses pembelian, perusahaan tidak hanya membutuhkan pencatatan yang rapi, tetapi juga detail transaksi yang lengkap agar tidak terjadi selisih informasi antara bagian gudang, akuntansi, maupun pemasok.
Di Accurate 5, formulir purchase invoice sudah dilengkapi dengan tabel detail yang berfungsi untuk menampung seluruh informasi barang atau jasa yang dibeli. Melalui tabel ini, pengguna dapat memastikan kuantitas, harga, pajak, hingga akun-akun terkait sudah benar sebelum transaksi diposting.
Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai fungsi tabel purchase invoice dan elemen penting yang ada di Accurate 5.
Pengertian Tabel Purchase Invoice di Accurate 5
Pada formulir purchase invoice, tabel utama berisi rincian barang atau jasa yang dibeli. Tabel ini merupakan bagian inti karena seluruh informasi pembelian tercatat secara sistematis dan langsung terhubung ke modul persediaan, hutang, dan laporan akuntansi. Melalui tabel tersebut, Accurate 5 dapat menghitung nilai transaksi secara otomatis sehingga risiko salah input dapat diminimalkan.
Umumnya, tabel purchase invoice ini digunakan untuk:
- Mencatat kuantitas barang atau jasa.
- Menentukan harga per unit.
- Mengelola akun persediaan atau biaya.
- Mengatur pajak pembelian.
- Menampilkan total nilai transaksi secara otomatis.
Kolom-Kolom Penting dalam Tabel Purchase Invoice

Setiap kolom dalam tabel purchase invoice mempunyai peranan masing-masing. Accurate 5 menyusun kolom-kolom ini agar pengguna bisa mengisi detail pembelian dengan mudah dan akurat. Berikut ini penjelasan lengkapnya:
1. Kolom Item
Kolom ini digunakan untuk memilih barang atau jasa yang dibeli. Bila Anda memilih barang, sistem akan memperbarui stok saat transaksi disimpan. Bila Anda memilih jasa, transaksi akan memengaruhi akun biaya terkait.
2. Kolom Deskripsi
Kolom deskripsi dapat digunakan untuk mencatat keterangan tambahan, seperti spesifikasi barang, catatan dari pemasok, atau detail teknis lain. Kolom ini sangat membantu agar catatan transaksi lebih jelas saat dilakukan pengecekan ulang.
3. Kolom Kuantitas (Qty)
Anda bisa memasukkan jumlah barang yang diterima atau dibeli. Pengisian kuantitas juga akan memengaruhi stok barang setelah purchase invoice diposting.
4. Kolom Harga Satuan
Harga unit yang dicatat akan otomatis dikalikan dengan kuantitas untuk menghitung subtotal. Bila perusahaan sering bertransaksi dengan pemasok tertentu, Anda dapat menyimpan harga default agar input menjadi lebih cepat.
5. Kolom Pajak
Accurate 5 menyediakan beragam opsi pajak seperti PPN Masukan. Pemilihan pajak yang benar memastikan bahwa laporan perpajakan bisnis Anda tetap akurat dan bebas dari kesalahan.
6. Kolom Akun
Kolom akun digunakan untuk menentukan akun biaya atau persediaan yang harus dipengaruhi oleh transaksi pembelian. Misalnya, pembelian bahan baku masuk ke akun persediaan, sementara pembelian jasa masuk ke akun biaya terkait.
7. Kolom Total
Setelah semua elemen seperti harga, pajak, dan kuantitas diisi, kolom total secara otomatis menghitung nilai transaksi. Ini memudahkan pengguna untuk memverifikasi angka sebelum menyimpan transaksi.
Ikuti Pelatihan Accurate 5 Sekarang
Ingin memahami lebih dalam cara mengisi dan mengelola tabel purchase invoice agar pencatatan pembelian lebih akurat dan efisien? Ikuti pelatihan resmi bersama Szeto Accurate Consultant. Kami menyediakan materi yang lengkap, panduan praktis, dan praktik langsung yang membantu Anda menguasai Accurate 5 dengan lebih cepat.
Hubungi customer service kami sekarang juga untuk mendapatkan informasi mengenai jadwal pelatihan dan mulai tingkatkan kemampuan Anda dalam mengelola pembelian menggunakan Accurate 5.

