Training Accurate

Matrix Ansoff Ini Membantu Anda Menyusun Strategi Bisnis!

Matrix Ansoff Ini Membantu Anda Menyusun Strategi Bisnis!
Daftar Isi

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, perusahaan harus terus mengembangkan strategi yang efektif untuk pertumbuhan dan ekspansi. Salah satu alat yang banyak digunakan untuk membantu menyusun strategi tersebut adalah matrix ansoff. Lantas, apa itu matrix ansoff dan bagaimana cara menggunakannya? Simak artikel ini sampai selesai ya!

Pengertian Matrix Ansoff

Matrix Ansoff, juga dikenal sebagai Product/Market Expansion Grid, adalah alat manajemen strategis yang dikembangkan oleh Igor Ansoff pada tahun 1957. Matrix ini membantu perusahaan dalam merencanakan strategi pertumbuhan dengan mempertimbangkan kombinasi produk (produk yang ada atau produk baru) dan pasar (pasar yang ada atau pasar baru). 

Empat Strategi dalam Matrix Ansoff

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai empat jenis strategi dalam matrix ansoff:

1. Penetrasi Pasar (Market Penetration)

Strategi ini berfokus pada peningkatan pangsa pasar untuk produk yang ada di pasar yang sudah ada. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan tanpa mengubah produk atau pasar. Misalnya yaitu meningkatkan penjualan melalui promosi, diskon, peningkatan layanan pelanggan, atau menargetkan segmen pasar baru. 

Baca juga:  7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari saat Puasa

2. Pengembangan Produk (Product Development)

Strategi ini melibatkan pengenalan produk baru atau modifikasi produk yang ada ke pasar yang sudah ada. Ini cocok untuk perusahaan yang ingin memanfaatkan basis pelanggan yang ada dengan menawarkan sesuatu yang baru. Misalnya yaitu meluncurkan versi baru dari produk yang sudah ada dengan fitur yang ditingkatkan atau memperkenalkan lini produk baru yang relevan dengan pasar saat ini. 

3. Pengembangan Pasar (Market Development)

Strategi ini melibatkan ekspansi ke pasar baru dengan produk yang sudah ada. Ini dapat meliputi ekspansi geografis, menargetkan segmen pasar yang baru, atau menemukan aplikasi baru untuk produk yang ada. Misalnya yaitu menjual produk yang sudah ada di pasar internasional atau menjangkau segmen demografis baru dalam pasar domestik. 

Baca juga:  Cara Menghitung THR Karyawan yang Tepat

4. Diversifikasi (Diversification)

Strategi ini melibatkan pengenalan produk baru ke pasar baru. Diversifikasi bisa menjadi strategi berisiko tinggi, tetapi juga memiliki potensi imbalan yang besar jika berhasil. Misalnya yaitu mengembangkan produk baru yang berbeda dari penawaran inti perusahaan dan memasarkannya di pasar yang belum pernah dimasuki sebelumnya. 

Cara Menggunakan Matrix Ansoff

Tertarik menggunakan Matrix Ansoff? Pastikan terlebih dahulu mengetahui cara menggunakannya dengan benar.

1. Pahami Segmen Matriks

Dari empat segmen yang ada di Matriks Ansoff, pahami terlebih dahulu apa saja yang diwakilinya. Selanjutnya, perhatikan apa keuntungan dan risiko yang ditimbulkan dari masing-masing segmen.

Dengan begitu, Anda dapat melanjutkan ke proses berikutnya tanpa terlalu takut menanggung kerugian besar. Memahami segmen pasar perlu dilakukan dengan hati-hati karena perubahan tren yang cepat membuatnya cukup rentan meleset.

2. Evaluasi Pilihan Anda

Di setiap strategi yang digunakan, pastikan untuk mempertimbangkan bagaimana Anda akan menerapkannya di sebuah organisasi. Contoh mudahnya, dengan penetrasi pasar Anda harus memilih untuk mengembangkan program loyalitas atau mengakuisisi perusahaan pesaing. Dengan pertimbangan matang, perusahaan bisa jauh lebih berkembang kedepannya.

Baca juga:  Pembukuan Esport: Membangun Fondasi Keuangan yang Kuat

3. Nilai Toleransi Risiko yang Ditanggung

Pada setiap strategi Ansoff Matrix memiliki resikonya masing-masing dengan tingkat yang berbeda. Penetrasi pasar disebut-sebut memiliki resiko paling minim, sedangkan diversifikasi menduduki risiko paling tinggi.

Pada tahapan ini, perhatikan baik-baik risiko yang dihadapi kedepannya setelah menggunakan metode tersebut. Langkah terakhir, evaluasi apa yang sudah dipilih untuk mengetahui dengan jelas titik kekurangan dan kelebihannya.

Nah, itulah penjelasan terkait Matriks Ansoff yang wajib para pebisnis ketahui. Dalam kesimpulannya, matriks Ansoff dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan strategi pertumbuhan mereka, asalkan perusahaan mengetahui dengan jelas kebutuhan mereka.

Bagikan Artikel Ini
Artikel Terkait
Flyer Promo Ramadhan Website